Apel Kesiapsiagaan Bencana, Bupati Sleman: Kita Minimalisir Korban

Apel Kesiapsiagaan di Mapolres Sleman, Jumat (6/11/2020). (dok. Humas Pemkab Sleman)
Apel Kesiapsiagaan di Mapolres Sleman, Jumat (6/11/2020). (dok. Humas Pemkab Sleman)

Sleman, seputarjogja.id – Dalam rangka antisipasi penanganan bencana alam di tahun 2020, Polres Sleman, Pemkab Sleman, PMI, dan relawan menggelar Apel Kesiapsiagaan di halaman Mapolres Sleman, Jumat (6/11). Hadir Bupati Sleman Sri Purnomo yang menjadi inspektur dalam apel.

Sri Purnomo dalam sambutan mewakili Gubernur DIY mengatakan bahwa melalui apel kesiapsiagaan ini diharapkan benar-benar mampu mempersiapkan diri secara maksimal dengan seluruh sumber daya yang dimiliki untuk berperan secara aktif dalam rangka penanggulangan bencana alam dan penyebaran virus Covid-19.

Bacaan Lainnya

Terlebih, berdasarkan pengamatan aktivitas Gunung Merapi yang semakin meningkat, maka status Merapi per tanggal 5 November 2020 pukul 12.00 WIB dinaikkan status dari level Waspada menjadi level Siaga.

“Dengan adanya persiapan ini, maka kita siap untuk membantu bersama-sama dalam menghadapi bencana di tahun 2020. Andaikata ada bencana, kita bisa meminimalisir terjadinya kerugian maupun korban,” jelas Sri Purnomo, dalam keterangan tertulis dari Humas Pemkab Sleman, seperti dikutip Sabtu, 7 November 2020.

Sementara Kapolres Sleman AKBP Anton Firmanto mengatakan bahwa kepolisian terus bersinergi dengan Pemerintah dan TNI dalam hal penanganan bencana. Adapun personel yang diturunkan oleh Polres Sleman dalam penanganan bencana menyesuaikan skala eskalasinya.

“Polres Sleman juga sudah mempersiapkan personel untuk menangani bencana alam sebanyak 1 SST (Satu Satuan Setingkat). Untuk kendaraan setiap polsek juga minimal dilengkapi dengan alat-alat yang bisa mengurai daripada kejadian-kejadian bencana”, jelas Anton.

Sementara itu Dandim 0732/Sleman, Letkol Inf Arief Wicaksono, mengatakan peran TNI dalam kesiapsiagaan bencana alam 2020, pihaknya sudah mempersiapkan personel serta melakukan gladi untuk mengetahui peran dan tugas masing-masing personel.

“Selain personel kita juga sudah mempersiapkan perlengkapan. Memang perlengkapan kita tidak lengkap maka kita tidak bisa berdiri sendiri dan akan menjalin kerja sama dengan polisi, BPBD, pemadam kebakaran dan lain sebagainya,” jelasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.