HUT TNI AU, Sultan HB X Hibahkan Gending Dirgantara

Suasana upacara HUT TNI AU (dok. Pemda DIY)
Suasana upacara HUT TNI AU (dok. Pemda DIY)

seputarjogja.id, Yogyakarta – Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X menghadiri upacara militer dalam peringatan HUT ke-76 TNI Angkatan Udara (AU) Tahun 2022 di Lapangan Dirgantara Akademi Angkatan Udara (AAU), Yogyakarta, Sabtu (9/4).

Dilansir website Pemda DIY, bertindak selaku inspektur upacara, Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P. Agenda juga dihadiri pejabat dan staf di lingkungan TNI Angkatan Udara, pejabat Forkopimda DIY dan tamu undangan. Upacara dibuka dengan diawali Mars TNI Angkatan Udara “Swa Bhuwana Paksa”.

Bacaan Lainnya

Dalam amanat yang disampaikan saat upacara, Marsekal Fadjar Prasetyo menyampaikan di tengah ujian bangsa Indonesia saat ini, TNI Angkatan Udara dapat hadir membantu pemerintah dalam penanggulangan pandemi bersama dalam pemberian vaksin Covid-19, mobilisasi angkutan udara untuk mengevakuasi WNI di Ukraina.

Ia juga menyampaikan pernyataan Presiden RI Joko Widodo bahwa, untuk kembali pulih dari pandemi bangsa Indonesia membutuhkan kedisiplinan nasional dengan berkiblat kepada institusi TNI Polri.

“Saya yakin setiap personel TNI Angkatan Udara mampu menjadi kekuatan yang baik bagi masyarakat dan Negara, dengan demikian TNI Angkatan Udara dapat turut berperan dalam mendukung program pemerintah dan memulihkan perekonomian nasional serta menjaga keamanan wilayah Indonesia,” katanya.

Semoga momentum hari jadi tahun ini dapat menjadi titik lepas landas di masa depan menjadikan Indonesia semakin baik. Pada akhir pidato sambutannya, Marsekal Fadjar menekankan kepada seluruh perwira, bintara, tamtama, dan pegawai TNI Angkatan Udara dimanapun berada untuk memperkukuh keimanan dan ketakwaan, meningkatkan disiplin pribadi sehingga dapat menjadi inspirasi bagi lingkungan, terus memelihara budaya safety bekerja dengan cermat dan seksama, menjaga kehormatan diri dan keluarga, senantiasa memberikan pengabdian terbaik sebagai wujud rasa cinta kepada bangsa dan negara.

Suasana upacara HUT TNI AU (dok. Pemda DIY)
Suasana upacara HUT TNI AU (dok. Pemda DIY)

Dalam rangka memperingati HUT ke-76 TNI AU ini, Sri Sultan juga menghibahkan Gending Gati Dirgantara, yang merupakan buah karya Sri Sultan khusus untuk peringatan hari besar tersebut. Adapun gending tersebut dimainkan dengan dua set gamelan yang telah dihibahkan dari Keraton Yogyakarta pada tahun 2021, yakni Kanjeng Kyai Dirgantara dan Kanjeng Kyai Madyantara.

Terciptanya Gending Gati Dirgantara Laras Pelog Pathet Barang sendiri memang berawal dari Dhawuh Dalem Sri Sultan Hamengku Buwono X melalui penghageng KHP Kridhamardawa Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat, KPH Notonegoro pada bulan Januari 2022. Ngarsa Dalem berkenan untuk menciptakan sebuah gending Gati yang akan diberikan kepada Angkatan Udara Republik Indonesia.

Kata Dirgantara berarti awang-awang, langit, angkasa, atau ruang udara di atas bumi. Gending Gati Dirgantara ini berkarakter gagah, penuh semangat, dan sangat identik dengan dunia kemiliteran. Berbeda dengan gending Gati lain yang pernah ada di Keraton Yogyakarta, Gending Gati Dirgantara memiliki beberapa keunikan.

Keunikan tersebut misalnya jenis kendangan khusus yang merupakan ciri khas dari Gending ini. Di sisi lain, instrumen tambur dan Piatti yang berbeda dengan teknik yang biasa digunakan pada gending Gati lainnya. Selain itu, pada bagian akhir, permainan balungan dibuat ngracik (cepat) dan nada instrumen tiup berakhir pada nada tinggi.

“TNI Angkatan Udara mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Bapak Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Bapak Sri Sultan Hamengku Buwono X atas pemberian gamelan beserta gending dan juga pemberian bibit-bibit tanaman yang akan menghijaukan lingkungan khususnya di lingkungan pendidikan di TNI AAU,” kata Marsekal Fadjar.

Suasana upacara HUT TNI AU (dok. Pemda DIY)
Suasana upacara HUT TNI AU (dok. Pemda DIY)

Bibit tanaman dari Sri Sultan terdri atas empat jenis bibit pohon buah, masing-masing 100 bibit yaitu; bibit pohon gayam, pohon sawo kecik, pohon kepel, dan pohon jambu dersono. Keempat nama jenis tanaman ini memiliki makna atau arti filosofi yang baik, sesuai harapan yang selaras dengan karakter prajurit TNI Angkatan Udara.

Upacara yang berlangsung selama kurang lebih tiga puluh menit ditutup dengan menyanyikan kembali Mars TNI Agkatan Udara yakni “Swa Bhuwana Paksa”. Acara dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis bibit tanaman dari Guberbur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X kepada KASAU Fadjar Prasetyo dan Gubernur AAU.

Guna memeriahkan HUT TNI Angkatan Udara ke-76 dipertunjukan demo udara yang melibatkan pesawat tempur dari satuan operasi TNI Angkatan Udara dibawah Mission Commander Demo Udara Letkol PNB Dharma Gultom Callsign Rottweil, Komandan Skadron Udara 15, Wing 3 Lanud Iswahyudi, Madiun.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.