Layanan Perpustakaan Kota Yogya Kembali Dibuka, Ini Jadwalnya

Ilustrasi (dok. Pemkot Yogya)
Ilustrasi (dok. Pemkot Yogya)

Yogyakarta, seputarjogja.id – Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Yogyakarta kembali membuka layanan perpustakaan pada akhir pekan, Sabtu dan Minggu. Sebelumnya, perpustakaan ditutup selama Pengetatan Secara Terbatas Kegiatan Masyarakat (PTKM) tahap pertama.

Pembukaan layanan untuk Perpustakaan Kota Yogyakarta (Kotabaru) dan Pevita, mulai pekan ini.

Bacaan Lainnya

Kepala Bidang Pengelolaan Perpustakaan dan Pengembangan Gemar Membaca Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Yogyakarta, Nunun Zulaikha, mengatakan jika pembukaan layanan pada akhir pekan tersebut tetap dibatasi sesuai aturan PTKM.

‚ÄúSekarang pelayanan perpustakaan pada akhir pekan ini dibuka mulai pukul 09.00 WIB hingga 13.00 WIB saja, dan pada hari Senin hingga Jumat mulai pukul 09.00 WIB sampai 15.00 WIB,” kata Nunun, dalam siaran pers Humas Pemkot Yogya, Jumat 29 Januari 2021.

Sebelumnya, lanjut Nunun, kedua layanan perpustakaan ini beroperasi pukul 09.00-18.00 WIB. Meski dibuka pada akhir pekan, pihaknya menegaskan jika protokol kesehatan tetap diterapkan secara ketat.

Nunun menjelaskan jika selama pandemi Covid-19 kuota pengunjung di dua perpustakaan tersebut dibatasi, yakni di Pevita 35 pengunjung dan di Perpustakaan Kotabaru 55 pengunjung.

“Sebelum pandemi kita tidak memberlalukan batasan bagi pengunjung,” ujarnya.

Sekarang, lanjutnya, jika pengunjung yang datang melebihi batas kuota dalam satu waktu, maka pengunjung berikutnya harus menunggu untuk masuk perpustakaan.

“Namun para pengunjung tak perlu khawatir, kami telah memiliki layanan yang disesuaikan dengan kondisi pandemi, misalnya layanan Sapa Ratu yang melayani pemustaka tanpa masuk area dan turun dari kendaraan, ada juga layanan Jamila yang siap mengantarkan buku pada waktu yang telah ditentukan,” jelasnya.

Sementara untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di area perpustakaan, pihaknya juga rutin melakukan sterilisasi terhadap seluruh sarana dan prasarana pustaka.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.