PSIM Ungguli Arema FC 1-0 di Laga Uji Coba

  • Whatsapp
dok. PSIM
dok. PSIM

Yogyakarta, seputarjogja.id – PSIM Yogyakarta melakoni laga uji tanding secara tertutup kontra tim Liga 1 Arema FC di Stadion Mandala Krida, Kamis 19 Agustus 2021 sore. Laskar Mataram unggul 1-0 atas Singo Edan.

PSIM tampil dengan balutan jersey warna biru muda. Coach Seto Nurdiyantoro menurunkan komposisi pemain senior dalam uji tanding kali ini.

Bacaan Lainnya

Di pos penjaga gawang, Seto menurunkan Imam Arif. Di lini belakang terdapat Beny Wahyudi, Jodi Kustiawan, Purwaka Yudi dan Aditya Putra Dewa.

Sementara di lini tengah, Seto menurunkan Achmad Baasith, Ilham Irhaz dan Yudha Alkanza. Lini penyerangan dipercayakan kepada trio Sugeng Efendi, Firman Septian dan Ahmad Ihwan.

Babak pertama berlangsung, kedua tim saling jual beli serangan. Tim lawan banyak mendapat peluang emas namun belum dapat membobol gawang yang dikawal Imam Arif. Skor kacamata hingga peluit babak pertama dibunyikan.

Di paruh kedua, laga yang baru berjalan 8 menit, Arema FC harus bermain dengan 10 orang setelah Carlos Fortes mendapat kartu merah karena melakukan pelanggaran terhadap Beny Wahyudi.

Aditya Putra Dewa, membawa Laskar Mataram unggul 1-0 lewat tendangan bebas pada menit 78 setelah Imam Witoyo dijatuhkan di luar kotak penalti.

Tampak lebih percaya diri, para pemain PSIM terus mengurung pertahanan Arema FC. Namun, kedudukan tak berubah, skor 1-0 bertahan hingga peluit akhir dibunyikan.

Pelatih PSIM, Seto Nurdiyantoro, terlihat masih belum puas dalam laga uji tanding kontra Arema FC sore tadi.

“Dari skill bagus, tapi dari sisi permainan, bagaimana bertahan maupun menyerang, masih ada banyak lagi yang harus kita benahi. Apalagi ada beberapa kesalahan passing individu, ini akan kita evaluasi apakah kondisi fisiknya belum kembali, atau karena mental, ini yang kita cari sama-sama,” kata Seto Nurdiyantoro usai pertandingan, seperti dalam siaran pers PSIM.

Sementara itu, Aditya Putra Dewa mengucap syukur atas pertandingan yang berjalan lancar. Dewa mengaku mendapat pelajaran yang bisa dipetik dari tim lawan.

“Alhamdulillah berjalan lancar, yang paling penting tidak ada pemain yang cedera. Untuk hasil, kita tidak terlalu memikirkan, tapi ini bekal untuk kita ke depannya. Semoga kita bisa memperbaiki apa yang jadi kekurangan kita ke depan,” ucap Dewa.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *