PSS Bongkar Pasang Skuad: Gaet 8 Muka Baru-Lepas 9 Pemain Lawas

Direktur Utama PT Putra Sleman Sembada, Marco Gracia Paulo (dok. PSS)
Direktur Utama PT Putra Sleman Sembada, Marco Gracia Paulo (dok. PSS)

Sleman, seputarjogja.id – PS Sleman (PSS) bongkar pasang skuad menjelang musim 2021.

PSS merekrut 8 pemain baru. Belanja pemain itu telah diumumkan melalu media resmi klub, Minggu (28/2). Sebelumnya, PSS juga telah melepas 9 pemain lawas.

Bacaan Lainnya

“Puji Tuhan, alhamdulilillah kita sudah rampungkan 90 persen skuad PSS untuk musim 2021. Kita cukup berhasil mendapat pemain yang ditargetkan,” ujar Direktur Utama PT Putra Sleman Sembada, Marco Gracia Paulo, dalam siaran pers PSS dikutip pada Rabu 3  Maret 2021.

Para pemain baru tersebut adalah Irfan Jaya, Adi Satryo, Miswar Saputra, Wawan Febrianto, Kim Jeffrey Kurniawan, Muhammad Dwi Rafi Angga, Fandry Imbiri dan Fabiano Beltrame.

Menurut pria yang karib disapa MGP ini, para pemain baru tersebut memang hadiah yang disiapkan untuk Sleman Fans. Sekaligus sebagai bukti bahwa PSS mampu berkembang lebih dari yang masyarakat nilai.

“Ada dimensi baru yang belum pernah disentuh, dieksplorasi dan manajemen PT PSS saat ini berani melakukannya. Membuat apa yang ada sekarang ini memang baru. Jadinya terkesan tidak biasa. Mungkin kemarin kita biasa-biasa saja. Kita mau tunjukkan bahwa PSS bisa dan memang luar biasa,” tegasnya.

Meski begitu, Marco berharap agar manajemen maupun suporter PS Sleman tidak larut dalam euforia yang berlebihan dengan adanya pemain baru. Justru, menurutnya, pekerjaan rumah terbesar Super Elang Jawa saat ini adalah bagaimana membuktikan diri di lapangan nanti.

“Ada pekerjaan rumah yang lebih besar lagi di depan, masih banyak tantangan, bagaimana meramu mereka, bermain sebagai sebuah unit yang solid. Ini jadi pekerjaan lagi di tim kepelatihan,” katanya.

MGP juga menambahkan bahwa perubahan besar yang sudah terjadi dalam tubuh PSS, memang sudah sewajarnya dilakukan. Kekhawatiran para fans pun coba diredam.

“PSS tidak berubah, PSS tetap PSS. Kita mau membangun tim yang solid dan kuat, tapi juga setia pada tujuan jangka menengah kita yakni membangun pilar dari tim menuju 2023 sesuai target kita,” tambahnya.

Selain itu, proses rekrutmen PSS ini tetap setia pada perencanaan keuangan yang telah ditetapkan saat Rapat Kerja PT PSS di Desember 2020 lalu. Bahkan dengan skuad anyar ini, budget pemain tahun 2021 ini justru lebih rendah jika dibandingkan dengan bugdet pemain tahun 2020 lalu.

“Kita percaya jika proses awalnya sudah baik, akan menjadi perjalanan yang menyenangkan dan pasti hasilnya akan dapat dinikmati bersama,” tegasnya lagi.

Pemain baru yang direkrut PSS bukan sekadar mereka yang mempunyai nama, tapi yang sungguh-sungguh ingin bermain untuk PSS. Mereka ke PSS bukan karena uang tapi melihat adanya keamanan dan kenyamanan di PSS.

“Memang di luar jadi heboh, mengatakan PSS pasti jor-joran, sampai disamakan dengan klub top Eropa. Sebenarnya enggak, yang paling utama kita setia pada budget,” jelas MGP.

Belanja pemain saat ini juga mencatatkan suatu prestasi tersendiri. Termasuk untuk 2 pemain asing lagi yang akan segera bergabung, masih di angka 85 persen dari budget 2020 lalu.

“Jangan sampai PSS belanja berlebihan (over spend) tapi setelah itu tidak bisa membayar gaji pemain. Hal itu jadi rambu nomer satu bagi PSS,” ujarnya.

Baca Juga: Yevhen Bokhashvili Mundur dari PSS

Sementara itu, PSS yang tengah bersiap menghadapi turnamen pramusim pada 20 Maret mendatang melakukan bongkar-pasang pemain untuk membentuk kerangka tim yang solid.

“Ke depannya, masih ada beberapa pemain yang akan kita lepas. Dari hasil evaluasi, untuk pemain lokal kurang lebih sekitar 9 pemain sudah dilepas. Sedangkan pemain asing, tengah dalam proses evaluasi dan masih kita pertimbangkan,” kata Manajer PSS, Danilo Fernando di Sleman, Jumat (19/2).

Sebanyak sembilan pemain lokal resmi dilepas oleh Super Elang Jawa pada Jumat (19/2). Mereka adalah Luthfi Kamal, Efdal, Alex Sander, Burhan, Zamzani, Naufal, Hendra Molle, I Gede Sukadana dan Dimas Galih. Sedangkan Yevhen Bokhashvili adalah satu-satunya pemain asing yang baru dilepas PSS pada Rabu (17/2) lalu.

“Tapi lepas daripada itu, kontrak pemain sebenarnya sudah selesai. Artinya, klub tidak punya tunggakan kontrak atau gaji atau fasilitas lain kepada pemain,” tambahnya.

Danilo menambahkan, bukan perkara mudah untuk melepaskan para pemain yang sudah berkontribusi di dalam tim. Namun ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan lebih lanjut hingga akhirnya manajemen harus mengambil keputusan ini.

“Kita melepaskan bukan karena mereka tidak punya kemampuan atau teknik bersaing di dalam tim demi dapat kesempatan bermain, bagi saya mereka semua pemain yang hebat. Tapi keputusan ini diambil karena mempertimbangkan arah taktikal dan filosofi tim,” ujar ayah dari dua orang anak ini.

Kedatangan dan kepergian pemain di dalam tim adalah salah satu wujud dari dinamika di dalam dunia sepakbola. Untuk itu, Danilo pun berharap agar para pemain dapat makin berkembang di tempat selanjutnya, serta berprestasi bagi dirinya maupun tim.

“Dari kami manajemen, untuk pemain yang kita lepas dan tidak bersama kami lagi, saya ucapkan terima kasih banyak atas waktu dan kerja samanya. Kemungkinan akan selalu ada, termasuk pintu untuk kembali berseragam PSS sangat terbuka lebar,” tutup Danilo.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.