Tambah Daya Gedor, PSIM Rekrut Eks Pemain Persis

  • Whatsapp
dok. PSIM
dok. PSIM

seputarjogja.id, Yogyakarta – Demi menambah daya gedor dalam urusan menyerang, PSIM Yogyakarta mendatangkan salah satu nama baru untuk mengisi posisi pemain depan.

Hapidin menjadi pemain terbaru yang resmi berseragam Laskar Mataram untuk berkompetisi di Liga 2 musim ini. Hapidin sendiri biasa beroperasi sebagai pemain sayap.

Bacaan Lainnya

Kehadiran Hapidin tentunya diharapkan mampu menjadi angin segar bagi lini depan Laskar Mataram. Mengingat Hapidin pernah membawa Persibat Batang menjadi runner-up dan menobatkan dirinya menjadi top skor Divisi 1 musim 2014.

Usai berseragam Persibat, Hapidin berlabuh ke tim Liga 1 PSIS Semarang. Akan tetapi hal tersebut tidak berlangsung lama, karena dirinya memutuskan untuk mengundurkan diri menjelang kick-off kompetisi 2018.

Usai hengkang, Hapidin kemudian bergabung dengan tim Persiraja Banda Aceh di putaran pertama dengan torehan 7 gol. Diputaran kedua, Hapidin memutuskan untuk kembali ke Batang.

Peforma apik Hapidin bersama Persibat, membuat Persis Solo jatuh hati. Dirinya resmi memperkuat Persis Solo di musim 2019.

Kini, Hapidin resmi berseragam PSIM Yogya. Selain keseriusan manajemen, dirinya mengaku bahwa hatinya telah mantap memilih PSIM sebagai tempat berlabuh.

“Hati saya mantap memilih bergabung dengan PSIM. Saya juga tidak menyangka bisa bergabung bersama PSIM, tentunya perasaan saya senang bisa bergabung dengan PSIM Yogya,” ujar pemain kelahiran Bandung ini, seperti dalam siaran pers PSIM, Sabtu 2 Oktober 2021.

“Saya ingin membawa tim PSIM lebih baik dari sebelumnya dan membawa PSIM mencapai target yang diinginkan manajemen dan semua pencinta PSIM,” tambahnya.

Hapidin juga mengaku sangat siap apabila dirinya diturunkan saat menghadapi kesebelasan Hizbul Wathan FC. Apalagi ia sudah memiliki waktu cukup untuk membaur dengan rekan setimnya di PSIM.

Selain menambah Hapidin, tim pelatih PSIM juga terus melakukan evaluasi dari penampilan sebelumnya melawan PSCS Cilacap. Penyelesaian akhir menjadi fokus tim supaya lebih efisien dalam menyerang.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *